INGIN JADI MANAJER KEWIRAUSAHAAN SUKSES?

Penulis Ahmad Rusdiana

Dibaca: 196 kali

Ahmad Rusdiana

Oleh Ahmad Rusdiana 

 

Jika beberapa pertemuan sebelumnya membicarakan empat prioritas pembinaan naluri kewirausahaan berakhir pada pembinaan keterampilan merupakan lapisan terluar dari struktur prioritas pembinaan kewirausahaan tersebut. Seiring dalam perkembangannya banyak pihak berpendapat bahwa dengan berbekal penguasaan keterampilan, seseorang pasti bisa menjdi enterpreuneur yang berhasil. Namun demikian, kalau kita mau meneliti lebih jauh ternyata keberhasilan-keberhasilan itu sebenarnya bukan disebabkan oleh keterampilan semata melainkan lebih oleh jiwa kepemimpinan yang dimiliki si pengusaha. Dikarenakan menjadi manajer Kewirausahaan yang sukses, memiliki ide saja tidak cukup! Ia harus memiliki sikap dan perilaku wirausaha yang tepat, dan hal ini bukan sesuatu yang bisa dipelajari di sekolah. Semua wirausahwan  sukses dunia disatukan oleh hal yang sama: mereka memiliki karakteristik dan perilaku tepat yang mendorong keberhasilan mereka. Hal ini dimiliki investor top Amerika hingga pengusaha di Nusantara. Inspirasi sikap dan perilaku wirausaha sukses muncul ketika merencanakan bisnis, jangan berhenti pada aspek teknisnya saja. Jangan lupa menerapkan tujuh karakteristik dan sikap ala wirausahwan sukses ini:

Pertama: Tidak ragu mengambil langkah pertama; “Ketika aku diberhentikan dengan cek pesangon, aku tidak meratap. Hari berikutnya, aku langsung mengambil risiko dan mendirikan perusahaan berdasarkan ide yang semua orang pikir akan gagal”.  Itulah kata-kata Michael Omberg, mantan wali kota New York dan pendiri perusahaan media Omberg LP. Menurutnya, pengusaha sukses adalah mereka yang benar-benar berani menerapkan idenya, bukan hanya berencana. Walau mempertimbangkan risiko juga penting, setiap langkah pertama dalam bisnis (terutama untuk produk inovatif) membutuhkan keberanian untuk mewujudkan ide di dunia nyata.

Kedua: Tidak meratapi kegagalan; Jika Anda  berbisnis dengan perasaan “takut gagal”, Anda  pasti akan sulit memikirkan ide inovatif serta mengembangkan bisnis. Inilah persamaan antara para pengusaha di Indonesia seperti Yasa Singgih (pendiri Men’s Republic), Nicholas Kurniawan (pengusaha ikan hias), dan Sunny Kamengmau (perintis tas Robita). Ketiganya pernah berganti-ganti pekerjaan atau bisnis beberapa kali karena gagal, namun mereka tidak berlama-lama meratapi kegagalan dan terus mencoba sampai menemukan pola bisnis yang cocok.

Ketiga: Memahami produk serta sasarannya; Hindari terjun ke dunia bisnis jika Anda  belum paham produkmu sendiri! Bill Campbell, wirausahwan  Silicon Valley sukses, menjelaskan bahwa setiap pengusaha sukses mengetahui dengan jelas nilai produk mereka, siapa yang membutuhkan, serta hal apa yang mereka bisa tawarkan. Pengusaha ideal juga membuka ruang untuk mengembangkan produknya, dan selalu berusaha meningkatkan kualitasnya.

Keempat: Pandai memanfaatkan tren dan fasilitas terkini; Ingatkah Anda  pada awal kepopuleran Keripik Maicih dulu? Keripik ini kebanyakan dijual di mobil yang parkir pada waktu-waktu tertentu atau di Twitter. Perintis Maicih, Reza Nurhilman, sengaja memanfaatkan tren Twitter serta pemasaran unik untuk memanfaatkan sifat “ingin terkenal” yang banyak dimiliki para pengguna jejaring sosial. Hal ini membuat Keripik Maicih makin dicari oleh orang-orang yang penasaran, sehingga meningkatkan jumlah pembelian dan promosi gratis.

Kelima: Tidak ragu menjalin hubungan dan berinteraksi; Anda  pemalu dan tidak pandai bicara? Buang jauh-jauh sifat itu! Kepandaian menjalin relasi dan berinteraksi dengan orang lain tidak hanya meluaskan jaringan relasimu, tetapi juga memberi banyak potensi untuk menjalin kerja sama. Para pengusaha masa kini seperti Scott Oldford (pendiri lembaga konsultasi bisnis INFINITUS) dan Brian Kck (pendiri Financial Freedom Creator) menjelaskan bahwa menjalin relasi sangat penting bagi sifat bisnis mereka yang melibatkan komunikasi.

Kenam: Selalu belajar dan mencari celah pemasaran; Mengapa Jeff Bezos tetap menjadi “raja” pemasaran daring walau saat ini ada banyak saingan? Rahasianya adalah kemauan untuk tetap belajar dan mencari tahu persaingan macam apa yang dihadapinya. Bezos terus berinovasi dengan Amazon, mencari cara untuk menyingkat waktu dan metode layanan pemesanan barang bagi pelanggan di seluruh dunia. Dia terus mencari celah dari bisnisnya atau potensi saingannya, lalu mencari jalan untuk meningkatkannya lewat layanan dan inovasi baru.

Ketutuh: Bersikap baik dan mendukung komunitas; Mempertahankan sikap baik serta mau mendukung komunitas di sekitarmu bukan hanya soal berbuat baik. Kedua hal tersebut merupakan “pemasaran halus” yang akan tersebar dari mulut ke mulut. Reputasimu akan cepat tumbuh, dan rekan atau klien potensial akan mendapat kesan lebih positif terhadapmu. Sweta Patel, penasihat pemasaran dan pendiri Silicon Valley Startup Marketing, menjelaskan bahwa menjalin hubungan timbal balik “seperti tetangga” adalah salah satu kunci suksesnya. Ide dan produk yang bagus tidak akan bisa menjadi bisnis sukses tanpa sikap yang tepat. Adopsi ketujuh sikap dan perilaku wirausaha ini sebelum siap terjun ke dunia usaha.

Wallahu A'alam Bishowab.

Penulis:

Ahmad Rusdiana, Pegiat Rumah Baca Tresna Bhakti, Pengampu mata kuliah manajemen Kewirausahaan pendidikan; Penulis buku: Manajemen Pengembngan Human Capital; Pengembangan Orgasisasi Lembaga Pendidikan. Kewirausahaan Teori dan Praktek; Manajemen Kewirausahaan Pendidikan; Perencanaan Pendidikan; Manajemen SDM Pendidikan. .Guru Besar Manajemen Pendidikan UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Pendidik, Peneliti, dan Pengabdi; Pendiri dan Pembina Yayasan Sosial Dana Pendidikan Al Misbah Cipadung Bandung yang mengembangkan pendidikan Diniah, RA, MI, dan MTs, sejak tahun 1984, serta garapan khusus Bina Desa, melalui Yayasan Pengembangan Swadaya Masyarakat Tresna Bhakti, yang didirikannya sejak tahun 1994 dan sekaligus sebagai Pendiri Yayasan, kegiatannya pembinaan dan pengembangan asrama mahasiswa pada setiap tahunnya tidak kurang dari 70 mahasiswa di Asrama Tresna Bhakti Cibiru Bandung. Membina dan mengembangkan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) TK TPA Paket A B C. Pegiat Rumah Baca Tresna Bhakti sejak tahun 2007 di Desa Cinyasag Kecamatan. Panawangan Kabupaten. Ciamis Jawa Barat. Karya Lengkap sd. Tahun 2022 dapat di akses melalui: (1) http://digilib.uinsgd.ac.id/view/creators. (2) https://www.google.com/search? q=buku+a.rusdiana+shopee&source (3) https://play. google.com/store/books/author?id.

 

Tag:
Nalar Lainnya
...
Dadan Supardan

Semangat Revitalisasi di Mata Angkie

Nalar Lainnya
...
ENDANG KOMARA

INDEPENDENSI ASN

...
Asep S. Muhtadi

Komunikasi Pembelajaran di Masa Pandemi

...
Prof. Dr Cecep Darmawan, S.Pd., S.IP., S.H.,M.H.,M.Si.

EKSISTING DAN PROBLEMATIKA PENDIDIKAN DI JAWA BARAT

...
...
...