MEMBANGUN TIM IMPIAN (THE DREAM TEAM): Menuju Keunggulan Kompetetitif di Era penuh tantangan dan ketidak pastian

Penulis Ahmad Rusdiana

Dibaca: 94 kali

Ahmad Rusdiana

Oleh Ahmad Rusdiana

 

Organisasi memiliki orang-orang hebat yang bekerja untuk tim/organisasi adalah satu dambaan bagi pemiliknya.  Patrick Lencioni pernah beucap “bukan keuangan. bukan strategi bukan teknologi. Ini adalah kerja sama tim yang tetap menjadi keunggulan kompetitif utama, keduanya karena itu sangat kuat dan sangat langka". Karakteristik Tim Impian/The Dream Team: dapat terwujud dalam sebuah tim yang sukses terdiri sekelompok orang dengan tujuan tertentu, dimana pikiran dan hati mereka sama-sama berada dalam keadaan serasi satu sama lainnya serta semangat kegembiraan dan saling memberikan kontribusi dalam kelompok.(Baca:kepemimpinan-yang-kuat--wujudkan-impian).

Pertanyaanya pertama; apa yang dimaksud  dengan Tim Impian (The Dream Team)?

Tim Impian (The Dream Team) adalah tim bola basket putra Amerika Serikat yang memenangkan medali emas pada Olimpiade Musim Panas 1992 di Barcelona, Spanyol. Tim Impian ini dibentuk pada 1989 oleh USA Basketball, di Amerika Serikat. Pencetus ide dari Tim Impian ini adalah Rod Thorn, yang saat itu menjabat sebagai wakil presiden operasi bola basket untuk Chicago Bulls. Thorn merasa bahwa Amerika Serikat perlu menunjukkan dominasi mereka di bidang bola basket setelah kekalahan mereka di Olimpiade 1988. Tim Impian juga dianggap sebagai upaya untuk meningkatkan citra bola basket Amerika Serikat di seluruh dunia. Tim Impian ini bermain dengan sangat dominan dan berhasil memenangkan medali emas secara mengesankan. Mereka memenangkan setiap pertandingan dengan selisih rata-rata lebih dari 43 poin, dan meraih kemenangan paling mencolok pada final dengan mengalahkan Kroasia dengan skor 117-85. Tim Impian ini dianggap sebagai tim bola basket terbaik sepanjang masa dan berhasil mengubah cara dunia melihat bola basket Amerika Serikat. Mereka juga dianggap sebagai salah satu tim paling dominan pada sejarah olahraga. Keberhasilan Tim ini telah menjadi bagian dari sejarah olahraga dunia, dan banyak orang yang masih mengingat tim legendaris ini hingga saat ini.

Pertanyaanya kedua: bagaimana strategi memabagun Tim Impian (The Dream Team)?

Pembentukan Tim Impian (The Dream Team) merupakan sebuah proyek besar yang dilakukan oleh USA Basketball untuk mempersiapkan tim bola basket putra Amerika Serikat untuk Olimpiade Musim Panas 1992 di Barcelona, Spanyol. Berikut adalah beberapa strategi yang digunakan untuk membangun tim Impian:

1.     Merekrut Pemain Terbaik: USA Basketball memastikan bahwa tim Impian terdiri dari para pemain bola basket terbaik Amerika Serikat pada saat itu. Mereka mencari pemain-pemain yang memiliki kemampuan teknis, fisik, dan mental yang luar biasa. Pemain-pemain tersebut juga memiliki kemampuan untuk bekerja sama dan membangun chemistry yang kuat di antara sesama anggota tim.

2.     Menggabungkan Gaya Bermain: USA Basketball memastikan bahwa tim Impian memiliki kombinasi pemain yang memiliki gaya bermain yang berbeda-beda. Mereka mencari pemain yang mampu memainkan berbagai posisi dan memiliki berbagai kemampuan teknis yang berbeda. Hal ini memungkinkan tim Impian untuk beradaptasi dengan cepat terhadap taktik lawan dan memanfaatkan kekuatan mereka untuk mencetak poin.

3.     Pelatih yang Berkualitas: USA Basketball merekrut pelatih yang berkualitas dan memiliki pengalaman dalam melatih para pemain bola basket terbaik. Pelatih Chuck Daly dipilih karena ia merupakan pelatih yang sukses di NBA dan memiliki kemampuan untuk memimpin tim Impian dengan baik.

4.     Latihan Intensif: USA Basketball memastikan bahwa tim Impian mendapatkan latihan yang intensif dan fokus pada membangun chemistry tim. Tim Impian melakukan latihan yang intensif dan berulang-ulang sehingga mereka dapat beradaptasi dengan baik terhadap gaya bermain lawan.

5.     Memiliki Misi yang Jelas: USA Basketball memastikan bahwa tim Impian memiliki misi yang jelas yaitu untuk memenangkan medali emas di Olimpiade Musim Panas 1992 di Barcelona. Hal ini menjadi fokus utama bagi seluruh anggota tim, sehingga mereka dapat bekerja sama dengan baik dan fokus pada tujuan utama.

Strategi ini berhasil dan Tim Impian memenangkan medali emas secara mengesankan. Tim ini menjadi simbol dominasi Amerika Serikat di dunia bola basket dan menginspirasi banyak pemain bola basket di seluruh dunia untuk mengejar kesuksesan yang sama.

Pertanyaan ketiga: Apa saja yang dapat diambil pembelajaran dari Tim Impian (The Dream Team)?

Islam sangat memeperhatikan terhadap tim yang sukses, walaupun tidak secara implisit mengajarkannya. Namun, terdapat beberapa ayat dalam Al-Qur'an yang berkaitan dengan tema kepemimpinan, kerja sama, dan persatuan dalam sebuah tim. Di antaranya adalah:

Pertama: "Dan janganlah kamu bersikap seperti orang yang berpecah-belah dan berselisih sesudah datang keterangan yang jelas kepada mereka" (QS.Ali Imran:105). Ayat ini mengajarkan tentang pentingnya persatuan dan kesatuan dalam sebuah kelompok atau tim, di mana para anggota tim harus bersatu dan bekerja sama dalam mencapai tujuan yang sama.

Kedua: "Dan kerjakanlah (amal yang baik) sekalian itu sebagaimana seharusnya dikerjakan"(QS.Al-Maidah:94). Ayat ini mengajarkan bahwa setiap orang harus melakukan tugasnya dengan baik dan dengan penuh tanggung jawab. Dalam sebuah tim, setiap anggota tim harus menjalankan tugasnya dengan baik sehingga dapat mencapai tujuan bersama.

Ketiga: "Kami jadikan kamu berbagai-bagai bangsa dan suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling taqwa di antara kamu" (QS.Al-Hujurat:13).

Ayat di atas mengajarkan tentang pentingnya menghargai perbedaan dan keragaman dalam sebuah tim, dan bahwa keberhasilan tim tidak hanya bergantung pada keterampilan dan kemampuan teknis anggota tim, tetapi juga pada sikap saling menghormati dan saling memahami.

Wallahu A'lam Bishowab.

 

Penulis:

Ahmad Rusdiana, Pegiat Rumah Baca Tresna Bhakti, Pengampu mata kuliah manajemen Kewirausahaan pendidikan; Penulis buku: Kewirausahaan Teori dan Praktek; Manajemen. Manajemen Kewirausahaan Pendidikan; Guru Besar Manajemen Pendidikan UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Pendidik, Peneliti, dan Pengabdi; Pendiri dan Pembina Yayasan Sosial Dana Pendidikan Al Misbah Cipadung Bandung yang mengembangkan pendidikan Diniah, RA, MI, dan MTs, sejak tahun 1984, serta garapan khusus Bina Desa, melalui Yayasan Pengembangan Swadaya Masyarakat Tresna Bhakti, yang didirikannya sejak tahun 1994 dan sekaligus sebagai Pendiri Yayasan, kegiatannya pembinaan dan pengembangan asrama mahasiswa pada setiap tahunnya tidak kurang dari 70 mahasiswa di Asrama Tresna Bhakti Cibiru Bandung. Membina dan mengembangkan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) TK TPA Paket A B C. Rumah Baca Tresna Bhakti sejak tahun 2007 di Desa Cinyasag Kec.n. Panawangan Kab.Ciamis Jabar. Karya Lengkap dapat di akses melalui:

-   https://a.rusdiana.id-http://tresnabhakti.org/webprofil

-   http://digilib.uinsgd.ac.id/view/creators

-   https://www.google.com/search?q=buku+a.rusdiana+shopee&source

-   https://play.google.com/store/books/author?id.

 

 

 

 

Tag:
Nalar Lainnya
...
Dadan Supardan

Semangat Revitalisasi di Mata Angkie

Nalar Lainnya
...
ENDANG KOMARA

INDEPENDENSI ASN

...
Asep S. Muhtadi

Komunikasi Pembelajaran di Masa Pandemi

...
Prof. Dr Cecep Darmawan, S.Pd., S.IP., S.H.,M.H.,M.Si.

EKSISTING DAN PROBLEMATIKA PENDIDIKAN DI JAWA BARAT

...
...
...