Penulis: A. Rusdiana

A. Rusdiana
PERTANYAAN TERBUKA; Penilaian dilakukan dengan memberikan pertanyaan (stimulus) atau tugas yang
harus dijawab atau dilakukan oleh peserta didik secara tertulis atau lisan.
Pertanyaan bukan sekadar pertanyaan yang hanya membutuhkan jawaban singkat
dengan satu atau beberapa kata atau ya/tidak. Pertanyaan haruslah yang memaksa
peserta didik untuk mengreasikan jawaban yang sekaligus mencerminkan
penguasaannya terhadap pengetahuan tertentu. Jadi, jawaban yang diberikan
peserta didik mesti beripa uraian yang menunjukkan kualitas berpikir,
mengembangkan argumentasi, menjelaskan sebab akibat sesuatu, dan akhirnya
sampai pada kesimpulan. Namun, pertanyaan haruslah dibatasi pada persoalan
tertentu yang bermakna sehingga jawabanya relatif terbatas. Kemampuan peserta
didik memilih atau mengeasikan pesan dan bahasa secara akurat dan tepat
mencerminkan kualitas berpikir tingkat tinggi.
Pertama: Apa itu Pertanyaan
Terbuka?
Brown&Edmondson (1984) mendefinisikan pertanyaan sebagai “segala pernyataan yang menginginkan tanggapan verbal
(lisan). Baik berupa kalimat tanya atau kalimat perintah. Pertanyan
terbuka adalah pertanyaan yang membutukan alternatif banyak jawaban. Pada
pertanyaan terbuka kemungkinan respon yang dapat diberikan adalah lebih luas
jika dibandingkan dengan pertanyaan tertutup yang hanya membutuhkan jawaban
singkat atau satu kata.
Karakteristik pertanyaan
terbuka membuat si penjawab perlu berhenti sejenak untuk berfikir;
jawaban yang didapat tidak akan berupa fakta, tetapi perasaan, pendapat, atau
ide pribadi; pengendali percakapan berpindah pada yang ditanyai; pertanyaan
terbuka diawali dengan kata-kata mengapa, bagaimana, apa, deskripsikan,
ceritakan tentang, atau bagaimana. Hindari pertanyaan yang hanya berupa jawaban
singkat atau fakta saja.
Kedua Perlakuan Pertanyaan
terbuka; Evaluasi
dilakukan dengan memberikan pertanyaan (stimuli) atau tugas yang harus dijawab
atau dikerjakan siswa baik secara tertulis maupun lisan. Pertanyaan bukan hanya
pertanyaan yang membutuhkan jawaban singkat ya/tidak dari satu atau beberapa
kata. Pertanyaan harus menantang siswa untuk membuat jawaban yang juga
mencerminkan penguasaan mereka atas pengetahuan tertentu. Oleh karena itu,
respon siswa harus di fo deskripsi, mengungkapkan kualitas pemikiran,
mengembangkan argumen, menjelaskan sebab dan akibat dari pertanyaan, dan
akhirnya menarik inti pokok. Kualitas berpikir tingkat tinggi tercermin dari
kemampuan siswa dalam memilih atau menciptakan informasi dan bahasa secara
tepat dan akurat. (Andriani, dkk. 2023).
Ketiga Prinsip Pertanyaan
terbuka; Pertanyaan terbuka (contructed-response items).
1. Penilaian
bentuk ini memberikan pertanyaan atau tugas yang harus dijawab atau dilakukan
peserta didik secara tertulis atau lisan.
2. Pertanyaan
haruslah memaksa peserta didik untuk mengreasi jawaban yang sekaligus
mencerminkan penguasaannya terhadap pengetahuan tertentu.
3. Jawaban
yang diberikan peserta didik harus berupa uraian yang menunjukkan kualitas
berpikir, mengembangkan argumentasi, menjelaskan sebab-akibat sesuatu, dan
akhirnya sampai pada kesimpulan.
4. Kemampuan
peserta didik dalam memilih atau mengreasikan pesan dan bahasa secara akurat
dan tepat mencerminkan kualitas berpikir tingkat tinggi.
Keempat; Bagaimana menggunakan pertanyaan terbuka dalam pengajaran
Anda? Menggunakan pertanyaan terbuka dalam pengajaran Anda tidak hanya
tentang menanyakannya, tetapi juga tentang menanggapinya dan memfasilitasi
proses pembelajaran. Berikut adalah
empat cara untuk membuat pertanyaan terbuka yang efektif:
1.
Pahami
perbedaan antara pertanyaan terbuka dan pertanyaan tertutup: Sebelum Anda mulai
mengajukan pertanyaan ke atas kertas, Anda harus memiliki kejelasan mutlak
tentang pertanyaan terbuka vs tertutup . Tujuan Anda mengirimkan survei online harus jelas, dan berdasarkan itu, Anda dapat mengevaluasi jenis pertanyaan
yang ingin Anda gunakan. Ini biasanya digunakan di mana perasaan dan umpan
balik dari pelanggan sangat dihargai. Untuk menerima umpan balik yang 100%
transparan tentang pertanyaan ini, pastikan Anda tidak mengarahkan responden
dengan pertanyaan Anda dan memberi mereka kebebasan penuh untuk mengisi apa pun
yang mereka inginkan.
2. Buat daftar pertanyaan terbuka sebelum
menyusun survei: Setelah Anda mendapatkan kejelasan tentang apa itu pertanyaan
terbuka dan bagaimana menerapkannya, cari tahu daftar pertanyaan survei yang ingin Anda gunakan. Contoh pertanyaan
terbuka seperti ini sangat populer dan memberi Anda lebih banyak wawasan
bernilai tambah:
o Menurut
Anda, mengapa riset pasar kompetitif itu penting sebelum meluncurkan bisnis
baru?
o Bagaimana
menurut Anda Anda akan mengatasi hambatan ini dalam proyek kami?
o
Beri
tahu kami tentang pengalaman Anda dengan proses orientasi kami.
o
Apa
prioritas profesional Anda saat ini?
o
Bidang
pekerjaan apa yang memotivasi Anda?
o
Anda
dapat membuat daftar pertanyaan serupa sebelum mulai melaksanakan survei.
3.
Rekonstruksi
setiap pertanyaan menjadi pertanyaan terbuka: Pengamatan adalah kuncinya di
sini. Amati pertanyaan seperti apa yang biasanya Anda tanyakan kepada
pelanggan, prospek, dan setiap orang yang Anda temui. Analisis apakah
pertanyaan Anda tertutup atau terbuka. Coba dan ubah pertanyaan tertutup itu
menjadi pertanyaan terbuka di mana pun menurut Anda yang terakhir akan memberi
Anda hasil yang lebih baik dan wawasan yang berharga.
4.
Tindaklanjuti pertanyaan tertutup dengan pertanyaan
terbuka: Trik
ini bekerja dengan sangat baik. Tidak selalu mungkin untuk mengubah pertanyaan
tertutup menjadi pertanyaan terbuka, tetapi Anda dapat menindaklanjutinya
dengan menjawab pertanyaan.
Secara keseluruhan,
pertanyaan terbuka sangat ampuh untuk mengumpulkan informasi, mendorong
komunikasi, dan mendapatkan wawasan yang lebih dalam. Baik digunakan dalam penelitian, pengaturan
profesional, atau percakapan pribadi, mereka memungkinkan individu untuk
mengeksplorasi ide, berbagi perspektif, pemikiran kritis seseorang, dan
terlibat dalam diskusi yang bermakna. Dengan merangkul keterbukaan dan
keingintahuan dari pertanyaan terbuka, kita dapat mengungkap pengetahuan baru,
menantang asumsi, dan memperluas pemahaman kita tentang dunia.
Wallahu A'lam Bishowab
_____________
*) Tulisan ini, semula dijadikan Bahan Materi Pembekalan Pada Perkuliahan
Uji Komprehensif PPG dalam jabatan bagi Guru Madrasah dan PAI-LPTK Fakultas
Tarbiyah Dan Keguruan UIN Sunan Gunung Djati Bandung Tahun 2023. Kalau
memungkinkan dapat di publis di MO-beritadisdik.
Penulis:
Ahmad Rusdiana, dalam 4 Minggu, 22 Juni sd. 20 telah
menyelesaikan tugas sebagai Dosen/Tutor pada Perkuliahan Lokakarya Review
Perangkat Pembelajaran dan PTK-PPG dalam jabatan bagi Guru Madrasah dan
PAI-LPTK Fakultas Tarbiyah Dan Keguruan UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Tahun
2023. Salah seorang Dewan pakar PERMAPENDIS Provinsi Jawa Barat Periode
2023-2007. Pemerhati Pendidikan, Pegiat Rumah Baca Tresna Bhakti, Penulis buku:
Manajemen Pengembangan Kurikulum, Kebijakan Pendidikan; Pendidikan Profesi
Keguruaan, Manajemen Penilaian Autententik; Manajemen Pelatihan; Inovasi
Pendidikan, Manajemen, Manajemen Pendidikan Karakter, Manajemen Pendidikan
nilai, Manajemen pendidikan Multikultural; Inovasi Pendidikan, Kepenpemim-pinan
Pendidikan; Manjemen Perencanaan Pendidikan; Pengelolaan Pendidikan,
Kewirausahaan Teori dan Praktek; Manajemen Evaluasi Program Pendidikan; Guru
Besar Manajemen Pendidikan UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Pendidik, Peneliti,
dan Pengabdi; Pendiri dan Pembina Yayasan Sosial Dana Pendidikan Al Mishbah
Cipadung Bandung yang mengembangkan pendidikan Diniah, RA, MI, dan MTs, sejak
tahun 1984, serta garapan khusus Bina Desa, melalui Yayasan Pengembangan
Swadaya Masyarakat Tresna Bhakti, yang didirikannya sejak tahun 1994 dan
sekaligus sebagai Pendiri Yayasan, kegiatannya pembinaan dan pengembangan
asrama mahasiswa pada setiap tahunnya tidak kurang dari 70 mahasiswa di Asrama
Tresna Bhakti Cibiru Bandung. Membina dan mengembangkan Pusat Kegiatan Belajar
Masyarakat (PKBM) TK TPA Paket A B C. Pegiat Rumah Baca Tresna Bhakti sejak
tahun 2007 di Desa Cinyasag Kecamatan. Panawangan Kabupaten. Ciamis Jawa Barat.
Karya Lengkap sd. Tahun 2022 dapat di akses melalui: (1)
http://digilib.uinsgd.ac.id/view/creators. (2) https://www.google.com/ search?
q=buku+a. rusdiana+shopee&source (3) https://play. google.com/ store/
books/author?id.