MODEL PENILAIAN AUTENTIK MELALUI PERTANYAAN TERBUKA

Penulis: A. Rusdiana

Dibaca: 838 kali

A. Rusdiana

Oleh A. Rusdiana

 

PERTANYAAN TERBUKA; Penilaian dilakukan dengan memberikan pertanyaan (stimulus) atau tugas yang harus dijawab atau dilakukan oleh peserta didik secara tertulis atau lisan. Pertanyaan bukan sekadar pertanyaan yang hanya membutuhkan jawaban singkat dengan satu atau beberapa kata atau ya/tidak. Pertanyaan haruslah yang memaksa peserta didik untuk mengreasikan jawaban yang sekaligus mencerminkan penguasaannya terhadap pengetahuan tertentu. Jadi, jawaban yang diberikan peserta didik mesti beripa uraian yang menunjukkan kualitas berpikir, mengembangkan argumentasi, menjelaskan sebab akibat sesuatu, dan akhirnya sampai pada kesimpulan. Namun, pertanyaan haruslah dibatasi pada persoalan tertentu yang bermakna sehingga jawabanya relatif terbatas. Kemampuan peserta didik memilih atau mengeasikan pesan dan bahasa secara akurat dan tepat mencerminkan kualitas berpikir tingkat tinggi.

Pertama: Apa itu Pertanyaan Terbuka? Brown&Edmondson (1984) mendefinisikan pertanyaan sebagai “segala pernyataan yang menginginkan tanggapan verbal (lisan). Baik berupa kalimat tanya atau kalimat perintah. Pertanyan terbuka adalah pertanyaan yang membutukan alternatif banyak jawaban. Pada pertanyaan terbuka kemungkinan respon yang dapat diberikan adalah lebih luas jika dibandingkan dengan pertanyaan tertutup yang hanya membutuhkan jawaban singkat atau satu kata.

Karakteristik pertanyaan terbuka membuat si penjawab perlu berhenti sejenak  untuk berfikir; jawaban yang didapat tidak akan berupa fakta, tetapi perasaan, pendapat, atau ide pribadi; pengendali percakapan berpindah pada yang ditanyai; pertanyaan terbuka diawali dengan kata-kata mengapa, bagaimana, apa, deskripsikan, ceritakan tentang, atau bagaimana. Hindari pertanyaan yang hanya berupa jawaban singkat atau fakta saja.

Kedua Perlakuan Pertanyaan terbuka; Evaluasi dilakukan dengan memberikan pertanyaan (stimuli) atau tugas yang harus dijawab atau dikerjakan siswa baik secara tertulis maupun lisan. Pertanyaan bukan hanya pertanyaan yang membutuhkan jawaban singkat ya/tidak dari satu atau beberapa kata. Pertanyaan harus menantang siswa untuk membuat jawaban yang juga mencerminkan penguasaan mereka atas pengetahuan tertentu. Oleh karena itu, respon siswa harus di fo deskripsi, mengungkapkan kualitas pemikiran, mengembangkan argumen, menjelaskan sebab dan akibat dari pertanyaan, dan akhirnya menarik inti pokok. Kualitas berpikir tingkat tinggi tercermin dari kemampuan siswa dalam memilih atau menciptakan informasi dan bahasa secara tepat dan akurat. (Andriani, dkk. 2023).

Ketiga Prinsip Pertanyaan terbuka; Pertanyaan terbuka (contructed-response items).

1.     Penilaian bentuk ini memberikan pertanyaan atau tugas yang harus dijawab atau dilakukan peserta didik secara tertulis atau lisan.

2.     Pertanyaan haruslah memaksa peserta didik untuk mengreasi jawaban yang sekaligus mencerminkan penguasaannya terhadap pengetahuan tertentu.

3.     Jawaban yang diberikan peserta didik harus berupa uraian yang menunjukkan kualitas berpikir, mengembangkan argumentasi, menjelaskan sebab-akibat sesuatu, dan akhirnya sampai pada kesimpulan.

4.     Kemampuan peserta didik dalam memilih atau mengreasikan pesan dan bahasa secara akurat dan tepat mencerminkan kualitas berpikir tingkat tinggi.

Keempat; Bagaimana menggunakan pertanyaan terbuka dalam pengajaran Anda? Menggunakan pertanyaan terbuka dalam pengajaran Anda tidak hanya tentang menanyakannya, tetapi juga tentang menanggapinya dan memfasilitasi proses pembelajaran. Berikut adalah empat cara untuk membuat pertanyaan terbuka yang efektif:

1.     Pahami perbedaan antara pertanyaan terbuka dan pertanyaan tertutup: Sebelum Anda mulai mengajukan pertanyaan ke atas kertas, Anda harus memiliki kejelasan mutlak tentang pertanyaan terbuka vs tertutup . Tujuan Anda mengirimkan survei online harus jelas, dan berdasarkan itu, Anda dapat mengevaluasi jenis pertanyaan yang ingin Anda gunakan. Ini biasanya digunakan di mana perasaan dan umpan balik dari pelanggan sangat dihargai. Untuk menerima umpan balik yang 100% transparan tentang pertanyaan ini, pastikan Anda tidak mengarahkan responden dengan pertanyaan Anda dan memberi mereka kebebasan penuh untuk mengisi apa pun yang mereka inginkan.

2.     Buat daftar pertanyaan terbuka sebelum menyusun survei: Setelah Anda mendapatkan kejelasan tentang apa itu pertanyaan terbuka dan bagaimana menerapkannya, cari tahu daftar pertanyaan survei yang ingin Anda gunakan. Contoh pertanyaan terbuka seperti ini sangat populer dan memberi Anda lebih banyak wawasan bernilai tambah:

o   Menurut Anda, mengapa riset pasar kompetitif itu penting sebelum meluncurkan bisnis baru?

o   Bagaimana menurut Anda Anda akan mengatasi hambatan ini dalam proyek kami?

o   Beri tahu kami tentang pengalaman Anda dengan proses orientasi kami.

o   Apa prioritas profesional Anda saat ini?

o   Bidang pekerjaan apa yang memotivasi Anda?

o   Anda dapat membuat daftar pertanyaan serupa sebelum mulai melaksanakan survei.

3.     Rekonstruksi setiap pertanyaan menjadi pertanyaan terbuka: Pengamatan adalah kuncinya di sini. Amati pertanyaan seperti apa yang biasanya Anda tanyakan kepada pelanggan, prospek, dan setiap orang yang Anda temui. Analisis apakah pertanyaan Anda tertutup atau terbuka. Coba dan ubah pertanyaan tertutup itu menjadi pertanyaan terbuka di mana pun menurut Anda yang terakhir akan memberi Anda hasil yang lebih baik dan wawasan yang berharga.

4.     Tindaklanjuti pertanyaan tertutup dengan pertanyaan terbuka: Trik ini bekerja dengan sangat baik. Tidak selalu mungkin untuk mengubah pertanyaan tertutup menjadi pertanyaan terbuka, tetapi Anda dapat menindaklanjutinya dengan menjawab pertanyaan.

Secara keseluruhan, pertanyaan terbuka sangat ampuh untuk mengumpulkan informasi, mendorong komunikasi, dan mendapatkan wawasan yang lebih dalam. Baik digunakan dalam penelitian, pengaturan profesional, atau percakapan pribadi, mereka memungkinkan individu untuk mengeksplorasi ide, berbagi perspektif, pemikiran kritis seseorang, dan terlibat dalam diskusi yang bermakna. Dengan merangkul keterbukaan dan keingintahuan dari pertanyaan terbuka, kita dapat mengungkap pengetahuan baru, menantang asumsi, dan memperluas pemahaman kita tentang dunia.

Wallahu A'lam Bishowab

_____________

*) Tulisan ini, semula dijadikan Bahan Materi Pembekalan Pada Perkuliahan Uji Komprehensif PPG dalam jabatan bagi Guru Madrasah dan PAI-LPTK Fakultas Tarbiyah Dan Keguruan UIN Sunan Gunung Djati Bandung Tahun 2023. Kalau memungkinkan dapat di publis di MO-beritadisdik.

Penulis:

Ahmad Rusdiana, dalam 4 Minggu, 22 Juni sd. 20 telah menyelesaikan tugas sebagai Dosen/Tutor pada Perkuliahan Lokakarya Review Perangkat Pembelajaran dan PTK-PPG dalam jabatan bagi Guru Madrasah dan PAI-LPTK Fakultas Tarbiyah Dan Keguruan UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Tahun 2023. Salah seorang Dewan pakar PERMAPENDIS Provinsi Jawa Barat Periode 2023-2007. Pemerhati Pendidikan, Pegiat Rumah Baca Tresna Bhakti, Penulis buku: Manajemen Pengembangan Kurikulum, Kebijakan Pendidikan; Pendidikan Profesi Keguruaan, Manajemen Penilaian Autententik; Manajemen Pelatihan; Inovasi Pendidikan, Manajemen, Manajemen Pendidikan Karakter, Manajemen Pendidikan nilai, Manajemen pendidikan Multikultural; Inovasi Pendidikan, Kepenpemim-pinan Pendidikan; Manjemen Perencanaan Pendidikan; Pengelolaan Pendidikan, Kewirausahaan Teori dan Praktek; Manajemen Evaluasi Program Pendidikan; Guru Besar Manajemen Pendidikan UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Pendidik, Peneliti, dan Pengabdi; Pendiri dan Pembina Yayasan Sosial Dana Pendidikan Al Mishbah Cipadung Bandung yang mengembangkan pendidikan Diniah, RA, MI, dan MTs, sejak tahun 1984, serta garapan khusus Bina Desa, melalui Yayasan Pengembangan Swadaya Masyarakat Tresna Bhakti, yang didirikannya sejak tahun 1994 dan sekaligus sebagai Pendiri Yayasan, kegiatannya pembinaan dan pengembangan asrama mahasiswa pada setiap tahunnya tidak kurang dari 70 mahasiswa di Asrama Tresna Bhakti Cibiru Bandung. Membina dan mengembangkan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) TK TPA Paket A B C. Pegiat Rumah Baca Tresna Bhakti sejak tahun 2007 di Desa Cinyasag Kecamatan. Panawangan Kabupaten. Ciamis Jawa Barat. Karya Lengkap sd. Tahun 2022 dapat di akses melalui: (1) http://digilib.uinsgd.ac.id/view/creators. (2) https://www.google.com/ search? q=buku+a. rusdiana+shopee&source (3) https://play. google.com/ store/ books/author?id.

 

Tag:
Nalar Lainnya
...
Dadan Supardan

Cerutu

Nalar Lainnya
...
ENDANG KOMARA

INDEPENDENSI ASN

...
Asep S. Muhtadi

Komunikasi Pembelajaran di Masa Pandemi

...
Prof. Dr Cecep Darmawan, S.Pd., S.IP., S.H.,M.H.,M.Si.

EKSISTING DAN PROBLEMATIKA PENDIDIKAN DI JAWA BARAT

...
...
...