PERENCANAAN PEMBELAJARAN DALAM KURIKULUM MERDEKA

Penulis: A. Rusdiana

Dibaca: 911 kali

A. Rusdiana

Oleh A. Rusdiana

 

MERENCANAKAN PEMBELAJARAN merupakan salah satu kompetensi yang tentunya harus dimiliki oleh seorang guru atau pendidik pada jenjang pendidikan baik dasar maupun menengah. Merencanakan Pembelajaran tegolong pada kompetensi utama bagi guru yaitu kompetensi pedagogik, dimana dalam kompetesi pedagogik guru harus mampu merancang pembelajaran. Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional mengartikan kurikulum didalamnya harus memuat rencana, tentang isi dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan proses pembelajaran.  Kurikulum Merdeka sudah diimplementasikan di sekolah-sekolah dimana dalam kurikulum merdeka bahwa pembelajaran intrakurikuler memuat konten yang beragam dimana peserta didik dapat dengan optimal mendalami kompetensi tersebut. Pada kurikulum merdeka untuk projek penguatan profil pelajar pancasila dikembangkan oleh semua jentang pendidikan mulai pendidikan dini sampai pendidikan tinggi sesuai tema yang dipilih, ada kehususan untuk SMK /MK terdapat tema wajib dan tema pilihan.

Sebelum melangkah lebih jaun para guru, perlu memahami terlebih dahulu apa itu perencanaan pembelajaran..? Kaufman mengartikan kata perencanaan sebagai suatu proses untuk menetapkan tujuan dan sasaran yang akandituju, dan bagaimana menyusun langkah-langkah yang dianggap efektif dan efisien, sedangkan Terry mengartikan perencanaanadalah penetapan pekerjaan yang harus dilaksanakan oleh kelompok untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan (Sanjaya, 2011). Pembelajaran merupakan suatu sistem yang terdiri atas berbagai komponen yang saling berhubungan dan mempengaruhi (Herwawan, 2011).  Selanjutnya para guru untuk mewujudkan pembelajaran dalam Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) dengan paradigma baru yang terdiferensiasi dan berfokus pada peserta didik, satuan pendidikan harus melaksanakan tahapan-tahapan perencanaan pembelajaran dan asesmen intrakurikuler. Menelusuri Panduan Pembelajaran Kemendikristek (2021), ada tujuh tahapan perencanaan pembelajaran dan asesmen intrakurikuler. Apa sajakah itu?

Tahap Pertama: Menganalisis Capaian Pembelajaran (CP) untuk menyusun tujuan pembelajaran dan alur tujuan pembelajaran

Capaian Pembelajaran (CP) adalah kompetensi pembelajaran yang harus dicapai peserta didik pada setiap tahap perkembangan untuk setiap mata pelajaran pada satuan pendidikan usia dini, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah. Capaian pembelajaran memuat sekumpulan kompetensi dan lingkup materi yang disusun secara komprehensif dalam bentuk narasi. Menyesuaikan tahap perkembangan peserta didik pemetaan capaian pembelajaran dibagi dalam fase usia.

Tahap Kedua: Perencanaan dan pelaksanaan asesmen diagnostik; Asesmen diagnostik bertujuan untuk mengidentifikasi kompetensi, kekuatan, kelemahan peserta didik. Hasilnya digunakan pendidik sebagai rujukan dalam merencanakan pembelajaran sesuai dengan kebutuhan pembelajaran peserta didik. Dalam kondisi tertentu, informasi terkait latar belakang keluarga, kesiapan belajar, motivasi belajar, minat peserta didik, dan informasi lain dapat dipakai sebagai bahan pertimbangan dalam merencanakan pembelajaran. Baca:

Tahap Ketiga: Mengembangkan modul ajar; Pengembangan modul ajar bertujuan untuk mengembangkan perangkat ajar yang memandu pendidik melaksanakan pembelajaran. Modul ajar yang dikembangkan harus bersifat esensial; menarik, bermakna, dan menantang; relevan dan kontekstual; dan berkesinambungan Baca: RPP Model KURMA

Tahap keempat: Penyesuaian pembelajaran dengan tahap capaian dan karakteristik peserta didik; Pembelajaran paradigma baru berpusat pada peserta didik. Karena itu, pembelajaran ini disesuaikan dengan tahapan pencapaian dan karakteristik peserta didik. Ruang lingkup materi pembelajaran adalah apa yang akan diajarkan oleh pendidik di kelas atau apa yang akan dipelajari oleh peserta didik di kelas. Selanjutnya pendidik menyesuaikan proses pembelajaran, menyesuaikan produk hasil belajar, dan mengkondisikan lingkungan belajar. Prisip pengembangan Modul ajar

Tahap Kelilma: Perencanaan, pelaksanaan, dan pengolahan asesmen formatif dan sumatif; Dalam merencanakan dan melaksanakan asesmen, terdapat lima prinsip asesmen yang hendaknya diperhatikan. Prinsip pertama adalah asesmen sebagai bagian terpadu dari proses pembelajaran, memfasilitasi pembelajaran, dan menyediakan informasi yang holistik sebagai umpan balik. Yang kedua adalah asesmen dirancang dan dilakukan sesuai dengan fungsi asesmen dengan keleluasaan untuk menentukan teknik dan waktu pelaksanaan asesmen. Ketiga, asesmen dirancang secara adil, proporsional, valid, dan dapat dipercaya (reliable). Keempat laporan kemajuan belajar dan pencapaian peserta didik bersifat sederhana dan informatif. Terakhir, hasil asesmen digunakan oleh peserta didik, pendidik, tenaga kependidikan, dan orang tua.Model Modul Ajar KURMA

Tahap Keenam Pelaporan kemajuan belajar: Bentuk Pelaporan hasil belajar yang efektif adalah pelaporan yang melibatkan orang tua peserta didik, peserta didik dan pendidik sebagai partner; merefleksikan nilai-nilai yang dianut oleh sekolah; menyeluruh, jujur, adil dan dapat dipertanggung jawabkan; jelas dan mudah dipahami oleh semua pihak.

Tahap Ketujuh: Evaluasi pembelajaran dan asesmen; Pembelajaran dan asesmen yang sudah dilaksanakan selanjutnya dievaluasi. Pendidik melakukan refleksi pembelajaran dan asesmen pada masing-masing modul ajar.  Setelah itu pendidik mengidentifikasi apa saja yang sudah berhasil dan apa saja yang perlu diperbaiki. Dengan mengidentifikasi hal tersebut maka modul ajar dapat disempurnakan kembali.

Idealnya Rencana pelaksanaan pembelajaran harus dirancang oleh guru sebelum pembelajaran tersebut dilaksanakan. Dengan adanya Kebijakan Kurikulum Merdeka, maka perlu kiranya ada pelatihan tentang Kurikulum Merdeka dalam rangka meningkatkan pemahaman dan keterampilan dalam merancang pembelajaran Kurikulum Merdeka.

Wallahu A'lam Bishowab.

*) Tulisan ini, semula dijadikan Bahan Materi Penguatan Pada Perkuliahan Lokakarya Review Perangkat Pembelajaran dan PTK-PPG dalam jabatan bagi Guru Madrasah dan PAI-LPTK Fakultas Tarbiyah Dan Keguruan UIN Sunan Gunung Djati Bandung Tahun 2023. Kalau memungkinkan dapat di publis di MO-beritadissdik.

Penulis:

Ahmad Rusdiana, dalam 3 Minggu ini, 22 Juni sd. 17 Bertugas sebagai Dosen/Tutor pada Perkuliahan Lokakarya Review Perangkat Pembelajaran dan PTK-PPG dalam jabatan bagi Guru Madrasah dan PAI-LPTK Fakultas Tarbiyah Dan Keguruan UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Tahun 2023. Salah seorang Dewan pakar PERMAPENDIS Provinsi Jawa Barat Periode 2023-2007. Pemerhati Pendidikan, Pegiat Rumah Baca Tresna Bhakti, Penulis buku: Manajemen Pengembangan Kurikulum, Kebijakan Pendidikan; Pendidikan Profesi Keguruaan, Manajemen Penilaian Autententik; Manajemen Pelatihan; Inovasi Pendidikan, Manajemen, Manajemen Pendidikan Karakter, Manajemen Pendidikan nilai, Manajemen pendidikan Multikultural; Inovasi Pendidikan, Kepenpemim-pinan Pendidikan; Manjemen Perencanaan Pendidikan; Pengelolaan Pendidikan, Kewirausahaan Teori dan Praktek; Manajemen Evaluasi Program Pendidikan; Guru Besar Manajemen Pendidikan UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Pendidik, Peneliti, dan Pengabdi; Pendiri dan Pembina Yayasan Sosial Dana Pendidikan Al Mishbah Cipadung Bandung yang mengembangkan pendidikan Diniah, RA, MI, dan MTs, sejak tahun 1984, serta garapan khusus Bina Desa, melalui Yayasan Pengembangan Swadaya Masyarakat Tresna Bhakti, yang didirikannya sejak tahun 1994 dan sekaligus sebagai Pendiri Yayasan, kegiatannya pembinaan dan pengembangan asrama mahasiswa pada setiap tahunnya tidak kurang dari 70 mahasiswa di Asrama Tresna Bhakti Cibiru Bandung. Membina dan mengembangkan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) TK TPA Paket A B C. Pegiat Rumah Baca Tresna Bhakti sejak tahun 2007 di Desa Cinyasag Kecamatan. Panawangan Kabupaten. Ciamis Jawa Barat. Karya Lengkap sd. Tahun 2022 dapat di akses melalui: (1) http://digilib.uinsgd.ac.id/view/creators. (2) https://www.google.com/ search? q=buku+a. rusdiana+shopee&source (3) https://play. google.com/ store/ books/author?id.

Tag:
Nalar Lainnya
...
Dadan Supardan

Cerutu

Nalar Lainnya
...
ENDANG KOMARA

INDEPENDENSI ASN

...
Asep S. Muhtadi

Komunikasi Pembelajaran di Masa Pandemi

...
Prof. Dr Cecep Darmawan, S.Pd., S.IP., S.H.,M.H.,M.Si.

EKSISTING DAN PROBLEMATIKA PENDIDIKAN DI JAWA BARAT

...
...
...